Gempa sebagai tanda Imam Mahdi dan kiamat

Akhir-akhir ini kita rasakan gempa bumi & bencana alam sering sekali terjadi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Kalau mau menghitung, bisa dicek ke http://earthquake.usgs.gov/, situs ini punya rekaman gempa di seluruh dunia. Untuk ringkasnya, ini ada pendapat seorang ahli ilmu kebumian (geofisika):

However, “relative to the 20-year period from the mid-1970s to the mid 1990s, the Earth has been more active over the past 15 or so years,” said Stephen S. Gao, a geophysicist at Missouri University of Science and Technology. “We still do not know the reason for this yet. Could simply be the natural temporal variation of the stress field in the earth’s lithosphere.” (The lithosphere is the outer solid part of the Earth.)

Sumber: http://www.msnbc.msn.com/id/35618526/ns/technology_and_science-science/

Gempa-gempa ini bisa jadi tanda adanya Imam Mahdi, sedangkan Imam Mahdi ini tanda sebelum adanya kiamat. Untuk itu saya pakai rujukan hadis:

 “Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa.  Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Ahmad)

Dalam hadis di atas disebutkan gempa sebagai pertanda adanya Imam Mahdi. Sedangkan datangnya Imam Mahdi ini adalah tanda sebelum adanya kiamat:

 “Andaikan dunia tinggal sehari sungguh Allah akan panjangkan hari tersebut sehingga diutus padanya seorang lelaki dari ahli baitku namanya serupa namaku dan nama ayahnya serupa nama ayahku. Ia akan penuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman dan penganiayaan.”(HR Abu Dawud)

Sumber: http://www.eramuslim.com/suara-langit/kehidupan-sejati/perselisihan-gempa-tanda-tanda-kiamat-dan-kehadiran-imam-mahdi.htm

Jadi nampaknya kiamat nggak deket-deket amat, tapi kemungkinan juga nggak lama-lama amat 🙂 Bagi yang mau siap-siap dari sekarang ya bagus juga kan, toh kita manusia ini kan bisa mati kapan saja, di mana saja tanpa kita dapat menduga sebelumnya.

Nah, tentang heboh kiamat 2012, yang saya tahu 2012 itu diprediksi matahari akan masuk ke siklus maksimumnya. Diduga siklus maksimum itu akan mempengaruhi bumi. Buat yang penasaran bisa baca di sini: http://2012wiki.com/index.php?title=Solar_Maximum . Bagi orang elektro, efek yang muncul antara lain radiasi elektromagnetik yang dapat mengganggu satelit & mengganggu jalur transmisi daya. Nampaknya siap–siap aja satelit mati, listrik mati, dsb

Ulama Pemimpin Jemaah Kebenaran

Ulama mempunyai peranan yang penting dalam agama Islam.Ada banyak macam ulama, namun dalam tulisan ini saya batasi hanya menguraikan ulama yang berkaitan dengan kepemimpinan dalam Islam.

Ulama Pewaris Para Nabi

Rasulullah bersabda bahwa:

"Ulama itu pewaris para Nabi".(Riwayat Abu Daud dan At Tarmizi)

Peran Nabi dan Rasul yang paling besar adalah menyampaikan wahyu dari Allah kepada manusia. Dalam diri manusia sudah ada fitrah untuk mencari kebenaran dan senang dengan kebenaran, namun supaya kebenaran ini dapat sampai kepada manusia, Allah sudah menugaskan wakil-wakilnya yaitu para Nabi & Rasul untuk menyampaikan wahyu kepada manusia. Tanpa Nabi & Rasul tidak mungkin manusia mencapai kebenaran hakiki. Allah tidak mengirimkan Nabi & Rasul untuk memajukan teknologi, karena untuk mencapai teknologi ini tidak perlu ilmu wahyu. Namun untuk manusia dapat beriman, berperilaku yang baik, berakhlaq, berkasih sayang perlu tuntunan dari ilmu wahyu. Setelah Nabi Muhammad s.a.w tidak ada nabi maupun rasul lagi, namun setelah beliau yang menjaga sampainya ilmu wahyu kepada manusia menjadi tanggung jawab para ulama. Para ulama tidak menerima wahyu baru, mereka hanya menyampaikan kembali wahyu yang sudah disampaikan kepada Rasulullah semasa beliau masih hidup, ditambah dengan ilmu ilham yang diberikan Allah kepada para ulama tersebut.

Ulama Pemimpin Jemaah Kebenaran

Rasululah bersabda: "Akan sentiasa ada satu thoifah di kalangan umatku yang dapat menzahirkan kebenaran dan mereka tidak dapat dirusakkan oleh orang-orang yang menentangnya sehinggalah datang perintah Allah (hari kiamat" . Hadis ini menunjukkan bahwa di muka bumi ini, sebelum hari kiamat selalu akan ada suatu jemaah kebenaran yang dapat mewujudkan secara fisik kebenaran tersebut di muka bumi. Jemaah ini akan mengalami penentangan dari musuh-musuhnya, namun jemaah ini akan dapat bertahan terhadap penentangan ini dengan bantuan Allah. Pemimpin jemaah ini adalah seorang ulama yang dibekali ilmu kepemimpinan sehingga sanggup memimpin jemaahnya serta dibekali juga dengan bantuan-bantuan luar biasa sehingga jemaahnya dapat bertahan terhadap penentangan-penentangan tersebut.

Ulama Mujaddid

Rasulullah SAW bersabda

"Allah akan utus pada umat ini (umat Muhammad) di awal setiap 100 tahun seorang yang membaharui urusan agama"

Di antara ulama-ulama pemimpin jemaah kebenaran, setiap 100 tahun akan muncul seorang ulama yang bergelar mujaddid. Ulama ini muncul di awal kurun Hijriah dan mengawali kebangkitan Islam di kurun tersebut.

Maksud pembaharuan di sini bukan mengubah ajaran Islam yang sudah lengkap dan muktamad itu. Para mujaddid bukan membuat-buat ajaran baru, yang berbeda dengan ajaran Islam yang dibawa oleh Rasulullah.Yang dibaharui oleh para mujaddid tentang agama ini ialah dari sudut amalan Islam oleh orang-orang di zaman mereka dilahirkan. Setelah wafatnya Rasulullah dan Khulafa’ur Rasyidin, umat manusia dari generasi ke generasi mulai menurun imannya yang sekaligus melemahkan amalan hidup Islam itu sendiri. Maka sibuklah mereka dengan urusan kehidupan duniawi hingga lalai dan lupa kepada urusan yang sebenarnya sebagai hamba dan khalifah ALLAH, yang sepatutnya menjadikan dunia ini hanya sebagai alat untuk ke Akhirat. Maka untuk menyelamatkan manusia dari terus hanyut dalam tipuan dunia, nafsu dan syaitan, maka ALLAH datangkan seorang pemimpin, yang berusaha dan berjuang dengan gigih untuk menjadikan Al Quran dan Sunnah sebagai cara hidup yang dipraktekkan oleh ilmu wahyu. Ulama mujaddid mengembalikan kehidupan atau cara hidup Sunnah Rasulullah di tengah masyarakatnya yang sudah mengamalkan cara hidup jahiliah sebelumnya. Jemaah kebenaran yang dipimpin oleh ulama mujaddid ini kuat amalan lahir dan batinnya, serta aktif berjuang mengembalikan kehidupan Islam di tengah masyarakat. Karamah yang terjadi pada ulama mujaddid ini umumnya adalah karamah maknawiyah/batin, seperti mudah mendidik manusia, mudah mengajak manusia kepada kebenaran. Contoh ulama ini adalah Khalifah Umar bin Abdul Aziz, Imam Syafi’i, Imam Al Ghazali, Imam Suyuti.

Ulama Tarekat

Di tengah-tengah kurun ketika tidak ada ulama mujaddid, Allah utus juga ulama-ulama besar kepada umat Islam untuk memimpin jemaah kebenaran. Para ulama ini umumnya adalah syeikh-syeikh tarekat. Amalan jemaah tarekat ini umumnya lebih banyak di bidang ibadah, mereka tidak banyak melakukan perjuangan fisik seperti jemaah kebenaran yang dipimpin oleh ulama mujaddid. Para ulama tarekat ini umumnya kalaupun dibekali karamah, mereka dibekali karamah lahiriah, seperti bisa terbang, kebal senjata, berjalan di atas air, dan sebagainya. Karamah ini diberikan kepada mereka agar mereka tidak diganggu oleh para penentangnya. Contoh ulama ini adalah Syeikh Abdul Qadir Jaelani

Imam Mahdi

Imam Mahdi adalah seorang ulama pemimpin jemaah kebenaran yang akan memimpin kebangkitan Islam di akhir zaman. Beliau akan menjadi khalifah , memimpin umat Islam dengan penuh keadilan seperti yang telah dilakukan oleh khulafaurrasyidin dan khalifah Umar bin Abdul Aziz (mujaddid kurun pertama). Kedatangan beliau telah diisyaratkan di banyak hadis, dan juga telah diilhamkan oleh Rasulullah kepada beberapa ulama di zaman ini , baik melalui mimpi maupun bertemu dalam keadaan sadar (yaqazah). Uraian tentang Imam Mahdi ini sudah sangat banyak, tidak akan cukup kalau diuraikan di artikel ini. Dari informasi yang saya terima, orang yang memenuhi ciri Imam Mahdi di akhir zaman adalah Sayidi Syeikh Muhammad as Suhaimi, seorang ulama yang lahir di Wonosobo dan kemudian banyak aktif di Malaysia.

Putera Bani Tamim

Putera Bani Tamim (Al Fata at Tamimi) adalah seorang ulama pemimpin jemaah kebenaran yang bertugas menyiapkan kedatangan Imam Mahdi. Uraian tentang Putera Bani Tamim ini tidak sepopuler Imam Mahdi. Dari informasi yang ada sampai sekarang, saya menyimpulkan bahwa orang yang menyiapkan kemunculan Imam Mahdi di akhir zaman adalah seorang ulama bernama Abuya Ashaari Muhammad at Tamimi di Malaysia.

Penutup

Dengan kasih sayang Allah, umat Islam diberi pemimpin-pemimpin yang menjaga agar umat Islam senantiasa berada dalam kebenaran. Moga-moga dengan kepemimpinan mereka, kita semua khususnya di Indonesia dapat lepas dari masalah-masalah yang saat ini sedang menjerat kita.

Pemimpin yang ditunjuk melalui wahyu

Dari uraian surat Al Baqarah 246, pemimpin kebenaran adalah para nabi, para Rasul dan orang yang ditunjuk wahyu. Pada zaman ini sudah tidak ada lagi nabi / Rasul lagi, sehingga yang masih mungkin adalah pemimpin yang ditunjuk wahyu dalam Al Quran/ Al Hadis.

Kalau kita baca-baca Al Quran & Hadis, ada beberapa jenis pemimpin yang disebut oleh Rasulullah, dan masing-masing ada kadar-kadar perjuangannya yang tersendiri.

1. Ulama yang haq , antara lain disebut dalam Al Quran antara lain (Faathir 28): "sesungguhnya yang takut kepada Allah diantara hamba hambanya itulah dia Ulama". Selain itu juga ada disebut dalam hadis, seperti : "Ulama adalah pewaris para nabi".

Ulama ini banyak jenisnya, kalau dibahas lengkap dapat menjadi satu buku tersendiri. Sebutan ulama ini tidak mengenal waktu, jadi selalu ada di setiap masa.

2. Khalifah (pemimpin negara Islam) dimulai dari khalifah pertama (Abu Bakar) sampai dengan khalifah Utsmaniah terakhir. Di antara sekian khalifah ini, yang diisyaratkan secara khusus oleh Rasulullah adalah Khalifah 4 (Khulafaurrasyidin), Sayidina Umar bin Abdul Aziz (karena di termasuk mujaddid), Sultan Muhammad al Fateh (karena mewujudkan janji merebut Konstantinopel). Khalifah yang disebut khusus ini dapat dikatakan ‘ditunjuk oleh wahyu’, jadi masuk dalam surat Al Baqarah:246 tersebut. Khalifah yang disebut khusus ini dari fakta sejarah termasuk dalam golongan ulama, karena mereka nampak sangat takut dengan Allah, dan mereka mewarisi perilaku Rasulullah

Khalifah lain tidak disebut secara khusus, dan kita lihat dari sejarah banyak yang kurang amanah dalam menjalankan tugasnya sebagai khalifah. Moga-moga Allah mengampuni kita semua.

3. Mujaddid disebut dalam hadis berikut: "Sesungguhnya Allah membangkitkan untuk umat Islam seorang mujaddid (pembaharu) yang memperbaharui agama (Islam) pada setiap awal kurun". Kurun di sini maksudnya adalah 100 tahun hijriyah. Mujaddid ini adalah subset (bagian dari) Ulama.

4. Imam Mahdi adalah pemimpin umat Islam di akhir zaman yang dikabarkan dalam banyak hadis.

5. Al Fata at Tamimi adalah seorang pemimpin yang muncul sebelum kedatangan Imam Mahdi. Nama ini disebutkan dalam beberapa hadis tentang Imam Mahdi.

Para pemimpin tersebut memiliki jemaah, seperti diisyaratkan dalam hadis : Senantiasa ada satu (golongan) thoifah yang sanggup menzahirkan kebenaran, tidak akan memudaratkan mereka orang-orang yang menyalahinya, hinggalah sampai datang ketentuan Allah."

Kesimpulan

  • menurut Al Quran 2:246, kalau ada masalah kita wajib cari pemimpin untuk selesaikan masalah itu.
  • Dalam Al Quran & hadis, ada isyarat-isyarat pemimpin-pemimpin yang ditunjuk Allah: ulama, mujaddid, khalifah, Imam Mahdi
  • Jika kita di awal kurun, carilah mujaddid, yang akan memimpin perjuangan. Mujaddid ini punya jemaah, dia hebat ibadahnya, dan juga berjuang
  • Jika tidak di awal kurun, berarti tidak ada mujaddid. Carilah ulama yang sanggup memimpin hati, umumnya adalah syekh tarekat. Pemimpin ini tidak berjuang di masyarakat. Syekh tarekat ini punya jemaah, hebat ibadahnya, namun tidak berjuang.
  • Jika di akhir zaman, carilah informasi tentang Imam Mahdi, karena Imam Mahdi dikabarkan akan muncul di akhir zaman ketika masyarakat Islam dan dunia sudah sangat rusak. Zaman ini sudah nyata sangat jauh dibandingkan zaman yang sudah-sudah, sehingga sudah masuk akal kalau kita mulai mencari Imam Mahdi. Kalaupun belum ketemu, setidaknya melakukan kajian-kajian tentang ciri-ciri kemunculan Imam Mahdi dan membandingkannya dengan informasi yang ada di sekitar kita. Imam Mahdi ini punya jemaah, kuat ibadah, dan lebih lagi amat hebat perjuangannya, seperti banyak dikabarkan dalam hadis.
  • Jika kita kaji Imam Mahdi, ada disebutkan satu pemimpin bergelar ‘Al Fata at Tamimi‘ yang muncul sebelum Imam Mahdi, dan menyiapkan sistem-sistem untuk kedatangan Imam Mahdi. Al Fata at Tamimi ini punya jemaah, kuat ibadah, dan juga berjuang. Peran jemaah Al Fata at Tamimi adalah mempersiapkan kedatangan Imam Mahdi.