Selamat datang putra-putri terbaik / terkaya bangsa

Beberapa waktu lalu saya menjumpai karya seni anak-anak ITB di kampus, berikut ini gambarnya:

Selamat datang putera puteri terbaik/terkaya bangsa

Karya seni ini tentu saja menimbulkan beberapa penafsiran:

  • Apakah ini protes terhadap uang masuk ITB tahun ini yang nominalnya Rp 55 juta? Walaupun sebenarnya ada keringanan juga dengan beberapa persyaratan.
  • Dapat juga diartikan "Selamat datang putra putri terkaya bangsa, mari bergabung dengan putra-putri terkaya yang sudah masuk duluan🙂"
  • Pak Budi Rahardjo juga membuat sebuah analisa mengenai karya ini. Nampaknya ada stigma bahwa ‘kaya itu berdosa‘.

Uang masuk 55 juta sebenarnya masih mendingan, kalau masuk kedokteran negeri saja minimal sudah Rp 150 juta-an.

9 thoughts on “Selamat datang putra-putri terbaik / terkaya bangsa

    • Kalau orang bisnis mikirnya kan ROI (Return On Investment). Kalau sekarang keluar 55 juta, setelah lulus bisa dapat 10 milyar, itu masih untung🙂. Masalahnya gimana supaya sekarang bisa dapat duit 55 juta buat masuk kuliah.

      Di negara lain ada yang skema pembiayaannya dengan cara sang mahasiswa minjam ke bank, cuma masalahnya kalau setelah lulus ternyata gaji ga nutup😦

  1. coba dihitung, total biaya kuliah dari awal sampai akhir sudah bisa untuk usaha (belum tentu berhasil) tapi kalau dibuat kuliah juga belum tentu dapet pekerjaan yang cocok dan sesuai dengan kuliahnya. pilih mana? kayaknya diinvestasikan aja deh… ^_^

    • Setelah lulus bisa kerja di MNC, gaji sebulan 10 ~ 20 juta. Beberapa tahun balik modal. Mau usaha sendiri juga bisa, misal bikin perusahaan baru. Kalau mujur bisa dapat proyek orde milyar. Kalau apes ya jadi karyawan biasa-biasa aja, gaji UMR lebih dikit. Ujung-ujungnya tergantung rezeki masing-masing, kalau sudah jatahnya tak akan ke mana. Kaya karena usaha sendiri bisa, kaya karena modal sarjana teknik juga bisa.

  2. jadi orang miskin tidak bisa kuliah di ITB ya? orang mampu2 (mampu finansial dan mampu mengejar beasiswa) aja deh kalo gitu yg sekolah di tempat berkualitas…

    • Uang masuk Rp 55 juta itu bukan harga mati. Ada keringanan untuk yang tidak mampu, selain itu juga banyak peluang beasiswa dari berbagai pihak.

  3. 55 juta bisa buat modal usaha kecil, tapi kalo cita-citanya jadi orang besar ya uang segitu wajar saja wong orang tua mahasiswa gajinya 10 juta / bulan … coba tanya Profesor kita gajinya berapa ? itu yang sudah serdos ….

  4. Dulu dan kini, ITB itu tetap saja merupakan perguruan tinggi dengan pendidikan bermutu tinggi. Bedanya, dulu murah SPP-nya.

  5. Ping balik: Ucapan Selamat Datang Mahasiswa Baru ITB dari Masa ke Masa « Catatanku

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s