Waskita Adijarto

Menyambut Akhir Zaman

Kampanye JK-Wiranto di Kualalumpur

Ditulis oleh waskita di/pada Juni 25, 2009

Kampanye pemilu presiden Indonesia rupanya sampai juga ke Kualalumpur
img 5720 kampanye jk wiranto

Ditulis dalam Uncategorized | 1 Komentar »

Hadis tentang ikhlas

Ditulis oleh waskita di/pada Juni 21, 2009

Berikut ini sebuah hadis tentang ikhlas yang disampaikan oleh Rasulullah kepada Sayidina Muaz. Moga-moga kita dapat menjadi orang yang ikhlas & segala amalan ibadah kita diterima.

/Rasulullah SAW bersabda: “Puji syukur ke hadrat Allah SWT yang
menghendaki agar makhluk-Nya menurut kehendak-Nya. Wahai Muaz!”

Jawabku: “Ya Saiyidil Mursalin.” Sabda Rasulullah SAW: “Sekarang aku
akan menceritakan kepadamu, bahawa apabila dihafalkan (diambil
perhatian) olehmu akan berguna tetapi kalau dilupakan (tidak
dipedulikan) olehmu maka kamu tidak akan mempunyai hujah di hadapan
Allah kelak. Hai Muaz, Allah itu menciptakan tujuh malaikat sebelum
Dia menciptakan langit dan bumi. Setiap langit ada seorang malaikat
yang menjaga pintu langit dan tiap-tiap pintu langit dijaga oleh
malaikat penjaga pintu menurut kadarnya pintu dan keagungannya.
Malaikat yang memelihara amalan si hamba akan naik ke langit membawa
amalan itu ke langit pertama. Penjaga akan berkata kepada malaikat
Hafazah: ‘Saya penjaga tukang umpat (membicarakan keburukan orang).
Lemparkan balik amalan ini ke muka pemiliknya karena saya
diperintahkan untuk tidak menerima amalan tukang umpat.’

Esoknya naik lagi malaikat Hafazah membawa amalan si hamba. Di
langit kedua penjaga pintunya berkata: ‘Lemparkan balik amalan ini
ke muka pemiliknya sebab dia beramal karena mengharapkan keduniaan.
Allah memerintahkan supaya ditahan amalan ini jangan sampai lepas ke
langit yang lain.’

Kemudian naik lagi malaikat Hafazah ke langit ketiga membawa amalan
yang sungguh indah. Penjaga langit berkata: ‘Lemparkan balik amalan
ini ke muka pemiliknya karena dia seorang yang sombong’.”

Rasulullah SAW meneruskan sabdanya: “Berikutnya malaikat Hafazah
membawa lagi amalan si hamba ke langit keempat. Lalu penjaga langit
itu berkata: ‘Lemparkan balik amalan ini ke muka empunyanya. Dia
seorang yang ujub (merasa diri hebat). Allah memerintahkan aku
menahan amalan yang ujub.’

Seterusnya amalan si hamba yang lulus di langit kelima dalam keadaan
bercahaya-cahaya dengan jihad, haji, umrah dan lain-lain tetapi di
pintu langit kelima penjaganya berkata: ‘Ini adalah amalan tukang
hasad (iri dengan nikmat orang lain). Dia sangat benci pada nikmat
yang Allah berikan pada hamba-Nya yang lain. Dia tidak redha dengan
kehendak Allah. Sebab itu Allah perintahkan amalannya dilemparkan
balik ke mukanya. Allah tidak terima amalan pendengki dan hasad.’

Di langit keenam, penjaga pintu akan berkata: ‘Saya penjaga rahmat.
Saya diperintahkan untuk melemparkan balik amalan yang indah ini ke
muka pemiliknya karena dia tidak pernah mengasihi orang lain. Kalau
orang mendapat musibah dia merasa senang. Sebab itu amalan ini
jangan melintasi langit ini.’

Malaikat Hafazah naik lagi membawa amalan si hamba yang lepas hingga
langit ketujuh. Rupa cahayanya bagaikan kilat dan suaranya
bergemuruh. Di antara amalan itu ialah sembahyang, puasa, sedekah,
jihad, warak dan lain-lain lagi. Tetapi penjaga pintu langit
berkata: ‘Saya ini penjaga sum’ah (ingin masyhur). Sesungguhnya si
pengamal ini ingin masyhur dalam kumpulan-kumpulan dan selalu ingin
tinggi di saat berkumpul dengan kawan-kawan yang sebaya dan ingin
mendapat pengaruh dari para pemimpin. Allah memerintahkan padaku
agar amalan ini jangan melintasiku. Tiap-tiap amalan yang tidak
bersih karena Allah maka itulah riyak (pamer kebaikan). Allah tidak
akan menerima dan mengkabulkan orang-orang yang riyak.’

Kemudian malaikat Hafazah itu naik lagi dengan membawa amal hamba
yakni sembahyang, puasa, zakat, haji, umrah, akhlak yang baik dan
pendiam, zikir pada Allah, diiringi malaikat ke langit ketujuh
hingga sampai melintasi hijab-hijab dan sampailah ke hadrat Allah
SWT. Semua malaikat berdiri di hadapan Allah dan semua menyaksikan
amalan itu sebagai amalan soleh yang betul-betul ikhlas untuk Allah.

Tetapi firman Tuhan: ‘Hafazah sekalian, pencatat amal hamba-Ku, Aku
adalah pengintip hatinya dan Aku lebih mengetahui apa yang
dimaksudkan oleh hamba-Ku ini dengan amalannya. Dia tidak ikhlas
pada-Ku dengan amalannya. Dia menipu orang lain, menipu kamu
(malaikat Hafazah) tetapi tidak boleh menipu Aku. Aku adalah Maha
Mengetahui. Aku melihat segala isi hati dan tidak akan terlindung
bagi-Ku apa saja yang terlindung. Pengetahuan-Ku atas apa yang telah
ter- jadi adalah sama dengan pengetahuan-Ku atas apa yang bakal
terjadi. Pengetahuan-Ku atas orang yang terdahulu adalah sama dengan
pengetahuan-Ku atas orang-orang yang datang kemudian. Kalau begitu
bagaimana hamba-Ku ini menipu Aku dengan amalannya? Laknat-Ku tetap
padanya.’

Dan ketujuh-tujuh malaikat beserta 3000 malaikat yang mengiringinya
pun berkata: ‘Ya Tuhan, dengan demikian tetaplah laknat-Mu dan
laknat kami sekalian bagi mereka.’ Dan semua yang di langit turut
berkata: ‘Tetaplah laknat Allah kepadanya dan laknat orang yang
melaknat’.”

Sayidina Muaz kemudian menangis teresak-esak dan berkata: “Ya
Rasulullah, bagaimana aku boleh selamat dari apa yang diceritakan ini?”

Sabda Rasulullah SAW: “Hai Muaz, ikutilah Nabimu dalam soal keyakinan.”

Muaz bertanya kembali: “Tuan ini Rasulullah sedangkan saya ini hanya
Muaz bin Jabal. Bagaimana saya boleh selamat dan boleh lepas dari
bahaya tersebut?”

Sabda Rasulullah SAW: “Ya begitulah, kalau dalam amalanmu ada
kelalaian maka tahanlah lidahmu jangan sampai memburukkan orang
lain. Ingatlah dirimu sendiri pun penuh dengan aib, maka janganlah
mengangkat diri dan menekan orang lain. Jangan riyak dengan amal
supaya amal itu diketahui orang. Jangan termasuk orang yang
mementingkan dunia dengan melupakan Akhirat. Kamu jangan berbisik
berdua ketika di sebelahmu ada orang lain yang tidak diajak
berbisik. Jangan takabur pada orang lain nanti luput amalanmu dunia
dan Akhirat dan jangan berkata kasar dalam suatu majlis dengan
maksud supaya orang takut padamu. Jangan mengungkit-ungkit apabila
membuat kebaikan. Jangan merobekkan peribadi orang lain dengan
mulutmu, kelak engkau akan dirobek-robek oleh anjing-anjing jahanam.
Sebagaimana firman Allah yang bermaksud: ‘Di Neraka itu ada
anjing-anjing perobek badan manusia’.”

Muaz berkata: “Ya Rasulullah, siapa yang tahan menanggung
penderitaan semacam itu?”

Jawab Rasulullah SAW: “Muaz, yang kami ceritakan itu akan mudah bagi
mereka yang dimudahkan Allah SWT. Cukuplah untuk menghindar semua
itu, kamu menyayangi orang lain sebagaimana kamu mengasihi dirimu
sendiri dan benci apa yang berlaku kepada orang lain apa-apa yang
dibenci oleh dirimu sendiri. Kalau begitu kamu akan selamat dan
dirimu pasti akan terhindar.”/

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

Istilah Lem Biru

Ditulis oleh waskita di/pada Juni 17, 2009

Rupanya ada singkatan baru di dunia gadget: ‘lem biru‘, artinya ‘lempar yang lama beli yang baru‘. Ada-ada saja.

Ditulis dalam Uncategorized | 3 Komentar »

Kampanye di Klik BCA

Ditulis oleh waskita di/pada Juni 17, 2009

Kampanye tidak sengaja ?

lanjutkan blur

Ditulis dalam Uncategorized | 3 Komentar »

Tips bersuci

Ditulis oleh waskita di/pada Juni 16, 2009

Aslinya dari situs istri saya, diproses lagi di photoshop supaya lebih kecil.
taharah small

Ditulis dalam Uncategorized | 4 Komentar »

Antara bintik matahari dan harga pangan

Ditulis oleh waskita di/pada Juni 16, 2009

Pada tahun 1801 William Herschel , seorang astronomer (ahli perbintangan) mencoba mengamati adanya kaitan antara harga gandum dan aktivitas bintik matahari. Hipotesisnya adalah tidak ada bintik matahari -> pendinginan global -> produksi pangan turun. Kemungkinan adanya kaitan ini diteliti lagi oleh Pustilnik dan Yom Din pada tahun 2003 (http://xxx.lanl.gov/ftp/astro-ph/papers/0312/0312244.pdf)

Fenomena yang disebut oleh William Herschel ini akhir-akhir ini mulai muncul lagi, antara lain:

Moga-moga ada teknologi baru sehingga dunia tidak mengalami krisis pangan.

Links:

Ditulis dalam Uncategorized | 2 Komentar »

Gak punya rumah tapi punya akses wireless

Ditulis oleh waskita di/pada Juni 9, 2009

Ditulis dalam Uncategorized | 2 Komentar »

Burung kacamata di ITB

Ditulis oleh waskita di/pada Juni 9, 2009

Burung kacamat mengintip dari balik dahan. Dengan kata lain: foto yang lain buram, jadi terpaksa upload foto yang ini. Kalau pengen tahu lebih lanjut bisa cek tentang burung kacamata di wikipedia, atau baca tulisan di situs dasarburung

web-001-IMG_2796.jpg

Ditulis dalam Uncategorized | 4 Komentar »

Naik kuda pakai helm

Ditulis oleh waskita di/pada Juni 9, 2009

Sekarang ada aturan baru di taman ganesha Bandung: naik kuda musti pakai helm. Moga-moga bermanfaat sebagaimana seharusnya :D

web 001 img 5078

Ditulis dalam Uncategorized | 4 Komentar »

Penelitian NASA menunjukkan pemanasan global disebabkan siklus matahari

Ditulis oleh waskita di/pada Juni 6, 2009

Ada hasil penelitian NASA yang menunjukkan bahwa pemanasan global yang terjadi di planet bumi disebabkan terutama oleh siklus matahari, bukan oleh aktivitas manusia. [http://www.dailytech.com/article.aspx?newsid=15310]

Now, a new research report from a surprising source may help to lay this skepticism to rest. A study from NASA’s Goddard Space Flight Center in Greenbelt, Maryland looking at climate data over the past century has concluded that solar variation has made a significant impact on the Earth’s climate. The report concludes that evidence for climate changes based on solar radiation can be traced back as far as the Industrial Revolution.

Lha, kalau ini benar, untuk apa kita selama ini ribut-ribut dengan isu pemanasan global?

Ditulis dalam Uncategorized | 2 Komentar »