76 Alasan Pemanasan Global Belum Tentu Disebabkan Manusia

Ada setidaknya 76 alasan mengapa kita perlu meneliti dulu dengan cermat teori yang menyatakan bahwa pemanasan global disebabkan oleh peningkatan CO2 di atmosfer bumi. Belum tentu pemanasan global disebabkan oleh peningkatan CO2 di atmosfer bumi. Berikut ini alasan-alasan tersebut:

  1. Kontribusi gas karbon dioksida terhadap pemanasan global hanyalah antara 4.2 – 8.4% saja
  2. Gas karbon dioksida yang diproduksi oleh manusia hanya berjumlah 4% dari keseluruhan CO2 di atmosfer
  3. Uap air mempunyai kontribusi 90 – 95% terhadap efek rumah kaca. Penyebab utama efek rumah kaca bukan CO2.
  4. 99.99% uap air di atmosfer adalah alamiah, sehingga meskipun industri ditutup tidak akan mengurangi banyak kadar air tersebut
  5. Di masa lampau sudah sering terjadi temperatur bumi lebih panas dari saat ini, termasuk zaman hangat pertengahan (Medieval Warming Period), zaman Holocene, zaman Jurassic, dan zaman Eemian
  6. Peningkatan temperatur atmosfer diikuti 800 tahun kemudian oleh peningkatan gas karbondioksida , bukan sebaliknya
  7. Phil Jones dari Hadley Climate Research Unit (Lembaga Penelitian Iklim Hadley) , seorang tokoh skandal “climategate”, mengakui bahwa tidak ada pemanasan global yang penting secara statistik (“statistically significant”) sejak tahun 1995
  8. Tahun 2008 dan 2009 adalah 2 tahun paling dingin dalam 10 tahun terakhir
  9. Selama zaman Ordovician , kadar karbon dioksida 12 kali lipat dari sekarang, dan temperatur bumi lebih rendah dari zaman sekarang
  10. Aktivitas matahari mempunyai korelasi / keterkaitan tinggi dengan perubahan temperatur bumi

  11. Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa separuh pemanasan diakibatkan oleh matahari
  12. Planet Mars telah mengalami pemanasan sebanyak 0.5°C sejak tahun 1970an, kurang lebih sama dengan pemanasan di bumi pada periode yang sama
  13. Peningkatan temperatur sebanyak 0.7°C selama abad yang lalu sejalan/konsisten dengan peningkatan temperatur jangka panjang yang alamiah & sudah diketahui para ahli
  14. Jarak antara bumi dan matahari berubah setiap tahun, mempengaruhi jumlah energi yang diterima bumi.
  15. Kemiringan bumi (tilt) berosilasi antara 21.4° and 24.8°, yang mempengaruhi penyebaran energi matahari di permukaan bumi
  16. Dr. Roy Spencer telah membuat tulisan bahwa awan mempunyai efek terhadap iklim yang lebih besar daripada gas karbon dioksida sejak tahun 2000
  17. Sekitar 40% dari ketidakpastian prediksi temperatur berasal dari ketidakpastian dari kekuatan umpan balik antara temperatur dan karbon dioksida. Penelitian terbaru menyatakan bahwa umpan balik tidak sekuat yang diduga
  18. James Hansen dari NASA menyatakan bahwa pada simulasi temperatur dari tahun 1880 sampai 2000 jelaga/partikel di atmosfer mempunyai kontribusi 25% dair pemanasan global yang diamati
  19. Penelitian menunjukkan bahwa jelaga/partikel karbon di atmosfer mempunyai efek yang hampir sama dengan karbon dioksida terhadap perubahan iklim.
  20. Antarctica mempunyai 90% es di bumi, dan bertambah
  21. Laut es di Arctic telah kembali ke batas tahun 1979
  22. Es di Arktik telah kembali dari kehilangan tahun 2007
  23. Arktik (kutub utara) sekarang 1°C lebih dingin dibandingkan tahun 1940-an
  24. Populasi beruang kutub bertambah
  25. Beruang kutub dapat berenang sejauh 60 mil (84 km) tanpa berhenti
  26. Permukaan laut 81,000 tahun lalu adalah 1 lebih tinggi daripada saat ini, padahal kadar karbon dioksida pada saat itu lebih rendah daripada sekarang
  27. Grafik perubahan tinggi permukaan laut selama jutaan tahun adalah sebagai berikut. Artinya dulu jauh lebih tinggi dari sekarang.

  28. Menurut data satelit, permukaan laut menurut sejak 2005
  29. Peningkatan kadar gas karbon dioksida di atmosfer membuat pertumbuhan hutan lebih cepat, bukan menghambatnya
  30. Rekaman pengukuran temperatur yang resmi hanyalah ada sejak 150 tahun lalu
  31. Walaupun IPCC punya 2500 anggota, hanya 800 yang terlibat penulisan laporan ilmiahnya
  32. Hanya 52 ilmuwan yang berkontribusi terhadap laporan IPCC tahun 2007 (” 2007 IPCC summary for policy makers”) ,walaupun ada 115 diplomat yang terlibat.
  33. Hanya 20% anggota IPCC yang merupakan ilmuwan di bidang perubahan iklim
  34. Ketua IPCC, Dr. Rajendra Pachauri tidak punya latar belakang ilmu iklim / geofisika. Gelar PhD nya adalah ekonomi, dan dia bekerja sebagai insinyur kereta api sebelum menjadi ketua IPCC
  35. John Christy, penulis utama laporan IPCC tahun 2001, sengaja membuat sensasi terhadap laporan yang dibuatnya
  36. Richard Lindzen, seorang penulis utama laporan IPCC tahun 2001 , menuduh IPCC dikendalikan oleh politik
  37. Grafik tongkat hoki dari Michael Mann , yang ditonjolkan di laporan IPCC tahun 2001, dibuat dengan hanya sebagian data yang ada. Garis merah adalah grafik data yang dipilih oleh Mann, sedangkan garis hitam adalah grafik data keseluruhan: Michael Mann sengaja memilih data yang menunjukkan pemanasan dan mengabaikan data sisanya.

  38. Dr. Nils Axel-Morner terkejut karena dari 22 penulis tentang ketinggian laut di IPCC, tidak satu pun dari mereka adalah spesialis tentang ketinggian laut
  39. Sampai tahun 2003, data IPCC dari satelit tidak menunjukkan peningkatan laut , sehingga mereka menggunakan kenaikan pengukur pasang laut di Hongkog sebanyak 2.3 mm untuk menaikkan angka semua sensor lain sebanyak 2.3mm
  40. Klaim IPCC bahwa gletser di pegunungan Himalaya akan mencari dibuat berdasarkan wawancara ke seorang yang bukan ilmuwan.
  41. Kliam IPCC bahwa pemanasan global akan meningkatkan bencana alam dibuat berdasarkan laporan tak diterbitkan yang belum diperiksa oleh ilmuwan lain
  42. Klaim IPCC bahwa pemanasan global akan mengurangi produksi agrikultur di Afrika dibuat berdasarkan laporan tidak ilmiah yang tidak diperiksa oleh ilmuwan lain.
  43. Klaim IPCC bahwa 40% dari hutan Amazon akan terpengaruh drastis oleh pengurangan hujan dibuat berdasarkan laporan non ilmiah yang belum diperiksa ilmuwan lain
  44. IPCC menyatakan bahwa 55% dari Belanda adalah di bawah laut, padahal sebenarnya hanya 26% saja
  45. Menurut United States Historical Climatology Network (USHNC,) 90% dari stasiun pengukuran iklim di Amerika diletakkan di tempat yang tidak tepat, artinya mempunyai derajat kesalahan lebih dari 1°C, lebih besar dari pemanasan global selama abad 20. (Padahal data temperatur permukaan Amerika dinilai terbaik di dunia):

  46. Banyak tempat pengukuran temperatur permukaan mempunyai lokasi seperti di bawah ini

  47. Pengukuran temperatur di stasun pengukuran temperatur dilakukan secara manual. Ada yang hanya mengukur data 14 hari selama 31 hari sebulan
  48. Jika ada data temperatur yang tidak lengkap untuk hari tertentu, data dari stasiun di sekitarnya dipakai untuk menggantikannya.
  49. Pada bulan April 1978 ada 6,000 stasiun pengukuran iklim. Sekarang tinggal 1,200
  50. Kebanyakan stasiun pengukuran yang ditutup adalah yang jauh dari perkotaan, padahal justru yang datanya lebih akurat:

  51. Data mentah diubah dengan program komputer . Hasil perubahan ini meningkatkan angka pengukuran sebanyak .5°F,

  52. Perbedaan antara USHCN “raw” data (in blue) dan NASA “homogenized” data (in red):

  53. Menurut email yang dibocorkan di skandal “climategate,” “temperatures in Darwin [a monitoring station in Australia] were falling at 0.7 Celsius per century […]but after the homogenization, they were warming at 1.2 Celsius per century. […][W]hen those guys “adjust,†they don’t mess around.”
  54. Menurut email yang dibocorkan di skandal “climategate,” computer programmer Harry Harris called the CRU data set “hopeless,” and said “the rest of the databases seem to be in nearly as poor a state as Australia was. […]This whole project is SUCH A MESS. No wonder I needed therapy!!”
  55. Software engineer John Graham-Cumming menyatakan dia menemukan 5 kesalahan pada program pengolah data yang dibocorkan di skandal “climategate”, dan dia menyatakan diak mempercayai program komputer tersebut
  56. The Hadley CRU,lembaga penelitian yang menjadi pusat skandal “climategate” scandal, mengaku membuang data asli pengukuran temperatur dengan alasan kehabisan tempat untuk menyimpan data.
  57. Pada tahun 1990, Dr. Phil Jones, tokoh utama skandal “climategate” , menjadi penulis paper yang menyatakan bahwa efek pemanasan kota di timur China sangat kecil. Paper ini menjadi rujukan utama untuk IPCC. Ternyata 49 dari 84 stasiun pengukuran iklim yang dipakai tidak punya rekaman data lokasi atau data detail lainnya. Termasuk 40 dari 42 stasiun yang jauh dari perkotaan. 18 stasiun telah dipindahkan selama periode yang diamati, termasuk 1 yang dipindah 5 kali sejauh 41 km. Ketika Jones meneliti ulang data tersebut pada 2008, ia menemukan bahwa urbanisasi (bukan pemanasan global), bertanggung jawab terhadap 40% pemanasan dari 1951 sampai 2004
  58. Ross McKitrick dan Patrick Michaels telah mengajukan argumentasi bahwa separuh pemanasan global dari 1980 sampai 2002 disebabkan oleh pemanasan kota (” urban warming“)
  59. The Hadley CRU dituduh menggunakan 25% dari data stasiun iklim Rusia, melebihkan pemanasan di Russia sebanyak .64°C dari tahun 1870an sampai 1990an
  60. Menurut email yang dibocorkan di skandal “climategate,” ketika jurnal “Climate Research” menerbitkan artikel yang dibuat oleh pihak-pihak yang skeptis terhadap pemanasan global , Phil Jones dan lain-lainnya mengajak para ilmuwan untuk berhenti menganggap ‘Climate Research’ sebagai journal yang bermutu
  61. William Connolly, seorang administrator Wikipedia dan seorang pendiri Realclimate.org,sebuah website yang mendukung teori anthropogenic global warming, mengubah 5,400 di Wikipedia articles, secara rutin menghapus tulisan yang skeptis terhadap pemanasan global
  62. Model iklim yang besasr di komputer tidak dapat melakukan simulasi beberapa hal penting pada iklim masa lalu seperti siklus 100 ribu tahun zaman esyang sudah ada selama 700 ribu tahun yang lalu
  63. Berikut ini adalah foto Inggris di musim panas 2009 ketika superkomputer meramalkan musim panas yang amat panas

  64. Pemerintah Amerika menghabiskan $2.5 trilyun untuk mendanai penelitian iklim setiap tahun, dan sekitar $7 trilyun kalau dana teknologi, keringanan pajak, dan bantuan luar negeri dihitung juga. Sementara Exxon hanya memberikan $22 juta selama 10 tahun untuk peneliti yang skeptis terhadap global warming
  65. Banyak ilmuwan menyatakan bahwa dana pemerintah diberikan lebih ditujukan untuk orang-orang yang setuju dengan teori man-made global warming
  66. Bart Chilton seorang komisi CFTC menyatakan transaksi pasar karbon bernilai $2 milyar, melebihi nilai komoditas minyak bumi

  67. Pemilik pasar kredit karbon termasuk Goldman Sachs and Al Gore, dipastikan akan mendapatkan milyaran dolar jika cap-and-traded ilaksanakan

  68. dengan aturan efisiensi energi
  69. Rumah-rumah di Australia sekarang harus diperiksa efisiensi energinya , menghabiskan $1500 untuk setiap rumah. Syarat untuk dijual atau disewa

  70. Sekretaris Jendral PBB, Ban Ki-Moon , mengusulkan struktur pemerintahan global untuk memonitor gas rumah kaca
  71. PBB memprediksi penduduk bumi akan naik, memuncak dan menurut antara tahun 2050 and 2300 sebanyak 8 milyar orang
  72. Meskipun ada pernyataan bahwa sudah ada konsensus tentang pemanasan global, dan debat sudah berakhir, 18% ilmuwan yang disurvey menyatakan tidak percaya pada teori pemanasan global akibat manusia
  73. 45% dari orang Amerika menganggap pemanasan global adalah diakibatkan oleh manusia , turun 9% dari 6 bulan sebelumnya
  74. Di pengadilan Inggris, Jaksa menenentukan bahwa ada 9 ketidaktepatan pada film “An Inconvenient Truth” termasuk klaim Al Gore bahwa permukaan laut akan naik 20 feet. Laporan IPCC memprediksi kenaikan maksimuk 59 cm selama 100 tahun.. The Science and Public Policy Institute telah menjelaskan 35 kesalahan klaim Al Gore di filem An Inconvenient Truth
  75. Al Gore membeli kondominium senilai $4 juta hanya beberapa kaki dari dermaga Fisherman’s Wharf, San Fransisco, kota yang dia sebut akan terkena efek pemanasan global di film An Inconvenient Truth

Sumber tulisan: http://joshfulton.blogspot.com/2010/02/75-reasons-to-be-skeptical-of-global.html

4 thoughts on “76 Alasan Pemanasan Global Belum Tentu Disebabkan Manusia

  1. Mas Waskita, sebagian fakta-fakta yang disajikan di atas adalah prosentase yang menggiring pemikiran kita tentang kecilnya pengaruh perilaku manusia terhadap pemanasan global. Saya pernah nonton beberapa film dokumenter ilmiah yang memperlihatkan bahwa semua posisi alam yang ada alam semesta ini sungguh sangat akurat (ini memperlihatkan keagungan disain sang Pencipta). Sedikitpun perubahan yang terjadi, bisa mempunyai pengaruh berantai yang sangat besar, mulai dari perubahan temperatur bumi, kemiriangan bumi terhadap orbitnya, dan sebagainya …..

    Pesan yang ingin saya sampaikan, jangan terpaku dengan fakta “…. HANYA sekian persen….” tapi yang penting, jika “…… berubah sekian persen saja dapat mengakibatkan dampak ……..”.

    He3x, hanya logika sederhana saja ….., saya bukan ahli lingkungan…..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s