Rasa Bertuhan

Sebuah syair tentang seorang manusia yang sangat mengenali siapa Tuhannya, sampai seluruh hatinya dicurahkan untuk Tuhannya.


Kalau manusia mengenali Tuhannya
 Hancur luluh hatinya lembutlah jiwanya
 Tak sempat mengingat perkara yang lain
 Hati dan jiwanya semata-mata terpaku dengan Tuhannya

Jika manusia mengenali kehebatan & keagungan Tuhannya, kecutlah perutnya
 Kalau manusia senatiasa sadar pendengaran penglihatan dan pengetahuannya
 Tuhan tidak pernah lepas dari manusia
 Niscaya manusia itu tawado merendah diri di bumi Tuhannya

Jika manusia rasa berTuhan
 hidup di hatinya, matilah angan-angan
 takut pun datang menerpa di hatinya
 manusia akan sibuk dengan dirinya
 tak sempat memikirkan diri orang lain
 takut dan cemas, tak sempat membicarakan orang lain

Aduh,
 kalau tuhan senantiasa di hati
 perasaan berTuhan mencengkam di hati
 mengenang pula nikmat Tuhan yang banyak
 bertambah perasaan cinta dan takut
 cinta karena nikmat dan kasih sayangnya
 takut kalau nikmat ditarik kembali
 kalau berbuat dosa akan diazabnya

Begitulah kalau seseorang hamba
 mengenali Tuhannya, hatinya sangat sibuk dengan Tuhannya
 dunia dan nikmatnya tidak mempengaruhinya sekalipun dunia di tangannya

Lirik ini juga dapat diperoleh di http://www.liriknasyid.com/index.php/lirik/detail/1299/mawaddah-rasa_bertuhan.html
Versi bahasa Arab: http://www.youtube.com/watch?v=nbJs0QTgnd8

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s