Krisis Besar Dunia (juga)
Ditulis oleh waskita di/pada April 26, 2008
Saya baru saja membaca artikel di blog Pak Armein berjudul “Dua Krisis Besar Dunia“. Seluruh orang di dunia mudah untuk setuju bahwa saat ini masalah besar adalah keuangan dan pangan (sebenarnya ada satu lagi, masalah harga BBM, entah kenapa Pak Armein tidak memasukkannya). Masalah-masalah ini adalah masalah fisik yang menyangkut kehidupan semua manusia, tidak perlu diperdebatkan.
Saya ingin menyorot permasalahan yang lebih halus dari masalah fisik di atas, yaitu masalah moral. Masalah moral ini pada awalnya tidak begitu kelihatan, karena efeknya tidak langsung. Moral bejat atau tidak, selama ada makanan orang tetap bisa hidup. Tapi kalau makanan habis, orang mati lah. Namun masalah moral ini efeknya jangka panjang, mengacaukan kehidupan di dunia fisik, bahkan nantinya akan menyusahkan manusia di akhirat.
Pada tulisan ini saya singgung satu saja masalah moral: kelahiran di luar nikah. Pandangan setiap orang saya yakin berbeda, karena untuk menilai moral orang berangkat dari pandangan hidup / agama masing-masing. Berikut ini adalah data anak luar nikah yang sempat saya temukan via professor Google:
- 1 dari 3 anak adalah anak luar nikah, lebih lagi di kalangan atlet (di Amerika)
- Data dari CDC (Centers for Disease Control and Prevention) (di Amerika)
- Kelahiran luar nikah di Inggris.
- 70% anak lahir luar nikah ? (Amerika)
- 40% bayi lahir di luar nikah (Amerika)
- Statistik pernikahan di Eropa ( selain ada angka kelahiran luar nikah, ada juga statistik pernikahan & perceraian: 2178 pernikahan, dengan 956 perceraian per tahun !)
- Cari sendiri artikel kelahiran luar nikah
Angka tersebut adalah angka kelahiran, artinya angka hubungan luar nikah mustinya lebih besar dari itu. Saya tidak menemukan angka kelahiran luar nikah untuk selain USA/UK. Di Indonesia juga saya tidak menemukan angka resminya.
Dalam agama Islam (dan saya yakin juga di agama lain), perzinaan adalah masalah moral yang sangat besar. Bagi saya pribadi masalah zina lebih besar dari krisis pangan, maupun krisis BBM. Krisis keuangan karena riba agak beda, karena Rasulullah pernah bersabda bahwa riba itu lebih berat dosanya dibandingkan berzina dengan ibu sendiri. Setahu saya masalah keuangan di dunia timbul karena riba (usury) ataupun turunannya.
Di atas semua masalah tadi, sebenarnya ada 1 masalah lagi yang lebih besar, yaitu manusia sudah tidak peduli dengan Tuhannya. Memang masih banyak orang beribadah, kalau terkena masalah masih mengatakan “Oh my God”, masih mempelajari ilmu agama, namun sayangnya agama itu tidak diterapkan ke dalam kehidupan lahir batin manusia. Akibatnya tentu adalah timbul masalah turunan seperti yang sudah diuraikan di atas.
Jadi bagi saya, masalah besar yang dihadapi dunia sekarang adalah mengikuti urutan berikut:
- Tidak peduli dengan Tuhan
- Masalah keuangan berbasis riba
- Masalah perzinaan
- Masalah lahiriah (pangan, teknologi, dsb)
pbasari berkata
rajin sekali mendapatkan angka-angka statistik itu..
kadang saya ga ngerti metode dapetin angka-angka tersebut gimana. sampling? survei?
waskita berkata
kan tinggal mengumpulkan catatan akte kelahiran?
Makhfud berkata
manusia tak peduli dengan Tuhan dan tidak takut dengan Tuhan maka dia akan sanggup makan riba selanjutnya berzina.
Kalau itu semua sudah berlaku maka Tuhan tarik keberkatan dari langit dan bumi sehingga manusia susah makan, kalau mudah dapat makan-pun mudah dapat penyakit.
jadi sebenarnya masalahnya satu saja:
TIDAK PEDULI TUHAN
zuhair berkata
Kaum Muslim sendiri sekarang ini dalam kondisi jauh dari Islam. Islam tidak menyatu dengan kaum Muslim. Banyak yang menganggap Islam hanya sekedar ritual urusan pribadi saja.
Solusinya, Islam harus disatukan kembali dengan kaum Muslim. Islam harus menjadi dasar panduan dalam hidup ini — way of life; bukan hanya ibadah ritual semata, tapi juga dalam semua aspek kehidupan.
waskita berkata
Memang aneh kalau orang Islam hidup tidak cara Islam. Moga-moga kita diberi kekuatan untuk dapat hidup dengan cara Islam.
Pelecehan Seksual « Waskita Adijarto berkata
[...] Padahal seks luar nikah nantinya akan menimbulkan krisis moral yang lebih parah lagi. [...]