Sajak untuk guru pendidik jiwa

Seorang guru tidak hanya mengajar ilmu-ilmu yang sifatnya fisik saja, namun lebih dari itu, seorang guru juga mendidik anak muridnya sampai jiwa dari murid-muridnya terdidik. Alangkah ruginya kalau seseorang belajar menjadi pandai, namun perangainya buruk. Orang yang pandai tapi jahat, lebih berbahaya dibandingkan orang bodoh yang jahat.

Berikut ini sajak untuk mengenang jasa guru pendidik akhlak manusia:

Wahai guruku mulianya hatimu
mengajar mendidikku selalu
tanpa kenal letih dan jemu
moga Tuhan meredoimu

Ya Allah peliharalah guruku
agar terus berada dalam rahmatMu
agar terhindar dari tipuan dunia
yang senantiasa menipu manusia

Ampunkanlah wahai guruku
kesilapan anak muridmu
kuserahkan jiwa ragaku
agar terdidik nafsu liarku

Dengan izin Allah ya Rabbi
engkaulah guru sejati
engkau pendidik yang berhati murni
moga Tuhan senantiasa merahmati

About these ads

Satu gagasan untuk “Sajak untuk guru pendidik jiwa

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s